MUARADUA, 29 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) bergerak cepat merespons bencana banjir bandang disertai tanah longsor yang melanda Desa Simpang Sender Utara, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT), Sabtu malam (28/03/2026).
Bencana terjadi sekitar pukul 20.30 WIB setelah hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah Dusun 4, 6, dan 8 Desa Manduriang sejak pukul 16.00 WIB. Tingginya curah hujan menyebabkan aliran sungai meluap hingga memicu banjir bandang dan longsor yang merendam permukiman warga.

Berdasarkan laporan sementara, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu unit rumah dilaporkan hanyut terbawa arus, sementara lima unit rumah terdampak genangan air. Sejumlah rumah lainnya juga tertimbun material longsor.
Warga terdampak di Dusun 6 Sahup Manduriang Desa Simpang Sender Utara di antaranya:
- Awan (45), petani, bersama istri Waraimi (43)
- Wipi (35), petani, bersama istri Ayu Safira (16)
- Riki (30), petani, bersama istri Yuli (27) dan dua anaknya, Anggun (10) dan Mera (1,5)
- Rais (40), petani, bersama Budi (20) dan Rina (23)
Pasca kejadian, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Babinsa, perangkat desa, serta masyarakat langsung melakukan evakuasi dan pemantauan di lokasi terdampak. Hingga saat ini, tim telah berhasil menjangkau wilayah Dusun 4 dan 6.
Pemerintah Kabupaten OKU Selatan melalui BPBD dan Dinas Sosial juga telah menjadwalkan penyaluran bantuan logistik kepada warga terdampak pada hari ini.
Sementara itu, kondisi terkini di lapangan menunjukkan sebagian wilayah masih tergenang air. Sejumlah rumah masih tertimbun longsor, akses jalan menuju lokasi mengalami hambatan, dan jaringan komunikasi belum tersedia.
Pemerintah Kabupaten OKU Selatan terus berkoordinasi lintas sektor guna memastikan penanganan bencana berjalan optimal serta kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.














