Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

News

Pemkab OKU Selatan Perkuat Tata Kelola Keuangan Desa Melalui Workshop Regional

badge-check


					Pemkab OKU Selatan Perkuat Tata Kelola Keuangan Desa Melalui Workshop Regional Perbesar

Currentnews.id, Muaradua – Pemerintah Kabupaten OKU Selatan berpartisipasi dalam Workshop Regional Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Wilayah Indonesia Bagian Tengah Tahun 2024. Acara ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Workplace dan YouTube, Jumat (15/11/2024).

Workshop yang diinisiasi oleh Deputi Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah (PPKD) BPKP bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan desa dan memanfaatkan hasil pembangunan desa secara optimal.

Hadir di Aula Vidcon Dinas Kominfo OKU Selatan, Sekretaris Inspektorat Bukri, S.E., M.M., perwakilan Bapenda, serta Camat Muaradua dan Buay Rawan.

Tema Workshop: Akuntabilitas dan Efisiensi Tata Kelola Desa

Mengusung tema “Melalui Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa, Perpajakan, dan Aset Desa demi Mewujudkan Tata Kelola Keuangan Desa yang Akuntabel dan Efisien”, workshop ini melibatkan perwakilan BPKP, Inspektorat, dan DPMD dari berbagai daerah.

Deputi Kepala BPKP Bidang PPKD, Raden Suhartono, menyoroti tantangan tata kelola desa, seperti rendahnya inventarisasi aset desa—hanya 21,23% dari total desa di Indonesia—serta risiko fraud pada pengadaan barang dan jasa, seperti pekerjaan fiktif senilai Rp43,7 miliar.

Diskusi Panel dan Materi Strategis

Acara dilanjutkan dengan diskusi panel bersama narasumber:

  1. Shandra (Kementerian Dalam Negeri) – Kebijakan Strategis Pengelolaan Keuangan Desa.
  2. Angga S. Dhaniswara (Kementerian Keuangan) – Pemenuhan Kewajiban Perpajakan di Desa.
  3. Fauqi Achmad Kharir (BPKP) – Mendorong Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa.

Diskusi dipandu oleh Iwan Ari Sulistiyono, Koordinator Pengawasan Akuntabilitas Keuangan Desa Wilayah II.

Workshop ini diharapkan memberikan wawasan strategis untuk meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi pengelolaan keuangan desa di Indonesia. (dst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung

7 Februari 2026 - 03:07 WIB

Bunda Literasi OKU Selatan Hadiri Audiensi bersama Kepala Perpusnas RI, Perkuat Sinergi Gerakan Literasi Sumsel

6 Februari 2026 - 07:50 WIB

120 Personel Polres OKU Selatan Bergerak Bersihkan Destinasi Wisata Danau Ranau

6 Februari 2026 - 07:47 WIB

Abusama–Misnadi Hadiri Rakornas 2026, Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah Dukung Indonesia Emas 2045

3 Februari 2026 - 07:48 WIB

Longsor Tutup Akses Desa Tanjung Harapan, BPBD OKU Selatan Turunkan Alat Berat

3 Februari 2026 - 07:32 WIB

Trending di News