MUARADUA – Seorang siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, menjadi korban pengeroyokan oleh tiga siswa kelas IX di lingkungan sekolah, Rabu (6/11/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Insiden terjadi saat suasana sekolah masih sepi dan belum banyak guru yang hadir.
Kepala Kesiswaan MTsN 1 Muaradua, Ardaya, membenarkan adanya laporan dari siswa berinisial Fido yang mengaku dikeroyok tanpa alasan jelas. “Korban tidak melakukan perlawanan, hanya menerima pukulan dari para pelaku,” ujar Ardaya.

Usai kejadian, korban pulang dalam kondisi lebam dan menangis. Orang tuanya yang tidak terima kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres OKU Selatan untuk ditindaklanjuti secara hukum.
Pihak Humas MTsN 1 Muaradua, K.H. Sirajudin, menegaskan bahwa sekolah menyerahkan proses hukum kepada pihak kepolisian dan akan memberikan pembinaan terhadap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang. “Kami berharap para siswa belajar dari peristiwa ini. Kekerasan tidak menyelesaikan masalah dan harus diberi sanksi tegas agar memberi efek jera,” tegasnya.
Orang tua korban berharap Kepala Sekolah MTsN 1 Muaradua, Drs. Veri Yulianto, mengambil langkah tegas terhadap siswa yang kerap berbuat kerusuhan dan memastikan kejadian serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.









