MUARADUA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan terus mempercepat pembangunan infrastruktur sebagai langkah konkret meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati OKU Selatan, Abusama, S.H., menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar membangun jalan penghubung antarwilayah, tetapi merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

“Infrastruktur ini bukan hanya soal konektivitas, melainkan kebutuhan fundamental masyarakat yang terus kami upayakan untuk dipenuhi,” tegasnya.
Bertahap, Sesuai Kondisi Keuangan Daerah
Selama satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H. Misnadi, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan telah mengalokasikan dana miliaran rupiah untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur, mulai dari perbaikan jalan hingga rehabilitasi fasilitas umum.
Meski demikian, Bupati mengakui kondisi keuangan daerah masih menjadi tantangan. Karena itu, pembangunan dilakukan secara bertahap dan transparan kepada masyarakat.
“Kami selalu menjelaskan kondisi yang ada kepada masyarakat. Semua kita lakukan sesuai kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.
Bupati juga aktif melakukan upaya jemput bola dengan menjalin komunikasi dan koordinasi bersama Gubernur Sumatera Selatan serta kementerian terkait di tingkat pusat. Hasilnya, sejumlah bantuan berhasil dikucurkan untuk mendukung pembangunan di Kabupaten OKU Selatan.
Perbaikan Ruas Jalan Strategis
Sepanjang tahun 2025, Pemkab OKU Selatan merealisasikan pembangunan dan rehabilitasi sejumlah ruas jalan strategis yang menghubungkan pusat ekonomi, kawasan pendidikan, dan fasilitas kesehatan.
Beberapa titik prioritas yang telah ditangani antara lain:
-
Ruas Jalan Simpang Aji – Simpang Lubuk Dalam
-
Ruas Jalan Kota Batu – Heni Arong
-
Trans Lubar – Karang Agung
-
Jembatan Tipe B Komering IV (Simpang)
-
Pemeliharaan sejumlah ruas jalan kabupaten lainnya
Program tersebut meliputi peningkatan kualitas jalan, pembangunan drainase pendukung, serta penguatan struktur jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan berat.
Peningkatan ini bertujuan memperlancar distribusi hasil pertanian dan UMKM, sekaligus mendorong mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Harapan 2027 Lebih Optimal
Bupati berharap kondisi keuangan daerah pada tahun 2027 semakin membaik sehingga berbagai program pembangunan dapat direalisasikan secara lebih optimal.
“Tahun 2026 ini masih ada efisiensi, dan ini terjadi di seluruh Indonesia. Mudah-mudahan tahun 2027 kondisi keuangan semakin baik agar program pembangunan bisa kita maksimalkan,” katanya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat di wilayah yang pembangunannya belum optimal dan menegaskan komitmennya untuk terus berupaya melalui APBD, bantuan provinsi, maupun pemerintah pusat.
Revitalisasi Pendidikan dan Kesehatan
Selain infrastruktur jalan, Pemkab OKU Selatan juga memprioritaskan pembangunan di sektor pendidikan dan kesehatan.
Di bidang pendidikan, pemerintah melakukan pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi gedung sekolah, penyediaan sarana dan prasarana, serta peningkatan kualitas SDM tenaga pendidik melalui pelatihan dan penguatan sistem pembelajaran berbasis teknologi.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik.
Sementara di sektor kesehatan, pemerintah memperkuat layanan melalui pembangunan dan renovasi puskesmas, peningkatan peralatan medis, serta penambahan tenaga kesehatan.
Dana miliaran rupiah juga berhasil diperoleh untuk pembangunan dan penguatan fasilitas di RSUD Muaradua, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang cepat, merata, dan berkualitas.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Kabupaten OKU Selatan. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat dan stakeholder, pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan diyakini akan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.










