Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Headline

Komisi III DPRD OKU Selatan Dorong Perpanjangan MoU dengan BP3MI Sumsel, Perkuat Perlindungan PMI

badge-check


					Komisi III DPRD OKU Selatan Dorong Perpanjangan MoU dengan BP3MI Sumsel, Perkuat Perlindungan PMI Perbesar

PALEMBANG – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja mendampingi Komisi III DPRD OKU Selatan melaksanakan kunjungan kerja ke Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Sumatera Selatan di Palembang, Kamis (12/02/2026).

Rombongan diterima langsung oleh Kepala BP3MI Sumatera Selatan, Waydinayah, S.Sos., serta didampingi Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten OKU Selatan, Darmawan, S.E., M.Si.

Kunjungan ini bertujuan memperkuat koordinasi terkait perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten OKU Selatan, sekaligus membahas rencana perpanjangan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab OKU Selatan dan BP3MI Sumatera Selatan yang akan berakhir pada Juni 2026.

Ketua Komisi III DPRD OKU Selatan, Windya Alhadipuro, S.E., menegaskan pentingnya perpanjangan MoU guna memastikan perlindungan dan penempatan PMI berjalan optimal serta sesuai regulasi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BP3MI Sumatera Selatan menyambut baik rencana perpanjangan kerja sama tersebut. Ia berharap penempatan PMI asal OKU Selatan ke depan dapat terus meningkat dengan prosedur yang aman dan legal.

BP3MI juga mengimbau masyarakat agar tidak mengirim PMI ke Myanmar, Laos, Thailand, dan Kamboja karena negara-negara tersebut bukan tujuan resmi penempatan PMI. Langkah ini penting untuk mencegah praktik penempatan ilegal yang berisiko terhadap keselamatan pekerja.

Sementara itu, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten OKU Selatan menyampaikan salah satu kendala yang dihadapi saat ini adalah belum tersedianya Balai Latihan Kerja (BLK) di daerah. Padahal, BLK berperan penting dalam meningkatkan keterampilan dan kompetensi calon PMI sebelum diberangkatkan bekerja, baik di dalam maupun luar negeri.

Data sementara mencatat sekitar 390 PMI asal OKU Selatan bekerja di berbagai negara, antara lain Malaysia, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Jerman.

Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, DPRD, dan BP3MI Sumatera Selatan semakin kuat dalam mewujudkan penempatan PMI yang aman, legal, dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Haru! Respons Cepat Kapolres OKU Selatan, Selamatkan Warga di Pinggir Jalan Raya

4 April 2026 - 06:32 WIB

Pemkab OKU Selatan Ikuti Entry Meeting BPK, Perkuat Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan

3 April 2026 - 04:15 WIB

Hadiri HKG PKK ke-54, OKU Selatan Fokus Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Lokal

3 April 2026 - 04:09 WIB

SAJADAH Polres OKU Selatan, Hadirkan Keamanan Lewat Sentuhan Ibadah dan Kebersamaan

1 April 2026 - 14:24 WIB

Polres OKU Selatan dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Manduriang

30 Maret 2026 - 13:34 WIB

Trending di Headline